Jumat, 08 Maret 2013

hold your breath

(Postingan lama: 31 Desember 2009 pukul 10.17)


ketika risau menggelitik emosiku.
takkan jauh darimu akibatnya
karena
kau telah datang di satu malam berbintang
menggenggam hangat merasuk jemariku
aku terdiam ketakutan mencoba terlelap
maaf aku hanya seorang adinda
bukan seorang kekasih.

kietika aku kesakitan dimalam-malamku
tercipta lubang kesunyian mendalam
mencari peraduan meski sesaat
takkan ada yang mampu kecuali Tuhanku
yang kau kira dirimu.

maafkan ego yang bermain
hanya sedikit kesempatan
tapi kau mengulur penuh asa
dan itu sangkaku
dan kau akan menyadari
karmaku yang bermain
maafkan.

hampir saja aku yang terjerumus
tapi tunggulah
bukan menyombongkan pesonaku
aku dan pembalasanku yang menyeringai
seperti buas singa yang merasakan buah hatinya tersakiti
karena kau telah berani mempermainkan kata-kataku
yang sudah kau pertanyakan dimalam-malam lalu
seolah aku yang mempertanyakanmu

takkan ada yang mampu menutupi lubang yang telah kugali
kecuali cinta yang fitrah dari Allah
yang tanpa-Nya aku jahil
dan astagfirullah
kulantunkan maaf pada-Nya
karena menimbun lubang ini dengan dendam

tapi tunggulah
yang telah membuatku merasa menjadi matahari
yang membuatku merasa "superhuman"
akan datang malam-malammu
kerinduan mendalam menyiksa
yang entah kau merasa melangit
yang karena diriku yang kau rasa meng-asa

aku kan menunggu jengahmu.

Share This Article


Tidak ada komentar: