w

daydreamer

Home Archive for Agustus 2015

Kak Nana, anak ekonomi. For sure! Setelah beberapa kali bertemu dia di beberapa event, belakangan saya tahu kalau dia anak ekonomi. Kebetulan saya dekat dengan beberapa anak ekonomi dan tahu kalau mereka sering berinteraksi.
Nah, kali ini saya akan mereview blognya : matamatahari.tumblr.com dalam rangka mengikuti tema menulis review blog peserta Kelas Menulis Kepo setiap hari Senin dan Kamis. Dengan hashtag batusekam (baku tulis senin kamis).

Sebenarnya saya mau mereview blog hari Senin tapi karena kurang teliti, saya bingung sebenarnya siapa yang bernama Zia di grup Kelas Menulis Kepo. Zia, sama dengan nama adik mantan. Setelah saya perhatikan nama-nama yang mendaftar, baru ketahuan. Tapi saya mengeceknya waktu hari Kamis, ya sudahlah. Akhirnya saya mulai review blog yang dapat giliran di hari Kamis, 20 September 2015.

Saya membaca blog Kak Nana dan juga blog lainnya tentunya sejak bergabung di grup Line Kelas Menulis Kepo. Waktu itu, saya ingin mengikuti tantangan menulis blog sebulan. Saya harus mencari sesuatu yang bisa mendorong saya menulis (mungkin butuh jodoh pemberi motivasi). Akhirnya saya dibolehkan bergabung dalam komunitas menulis ini. Selalu ingin ikut kelas dan berkenalan dengan teman-teman tapi saya anaknya pemalu. Ya Tuhan, saya terlalu banyak curhat, bukannya review blog.

Membaca blog kak Nana itu sejak dia mengunggah tulisannya berjudul Gunung dan Kawanku. Kesan pertama membaca tulisannya ini yaitu amazed. Beliau dengan mudah membawa emosi para pembacanya. Semacam cerita fiksi tapi tidak basi. Melihat-lihat tulisannya yang lain (kemudian kepo), saya makin yakin kalau tumbr-nya semacam kumcer yang tidak membuat pembaca cepat bosan.  Deskripsinya cukup detail, menurutku ini salah satu ciri khas penulis sukses. Agak-agak sufistik, semoga saya tidak berlebihan menulis ini. Memperhatikan tulisan Kak Nana, saya yakin dia punya banyak referensi bacaan. Salah satunya mungkin buku-buku bergenre filsafat.

Tumblr kak Nana sederhana, saya suka. Kadang mata saya cepat lelah dan kurang fokus melihat terlalu banyak warna dan kelap-kelip di layar computer dan saya juga suka hal-hal yang simpel saja. Kalau boleh menyarankan ke Kak Na’, buatlah buku perjalanan. Eh, atau kumpulan cerpen saja, Kak. Saya, sebagai seorang penggemar novel, senang membaca tulisan Anda. Ohiya, saya juga kenal @dhilayaumil yang sempat di sebutkan dalam tumblr (kali ini bukan kepo, murni karena kebutuhan review). Kami bertemu di komunitas Ammacaki dan Klub Buku.

Kak Na’, saya betul-betul penasaran. Aufa dan Althaf itu nama apa? Nama orang atau calon nama anak?

Oke, sekian saja review dari saya. Semoga di lain waktu saya bisa berbincang lebih banyak soal referensi buku dengan Kak Nana. Pun dengan teman-teman kelas menulis lainnya. Tulisan kalian keren-keren. Err, maaf ya Kak Na’, saya tidak membaca keseluruhan serial Gunung dan Kawanku. Please, dibuatkan buku saja. Mungkin dilain waktu, saya ingin membuat cerita dongeng bersama Kak Na'. Haha


Sampai jumpa di review blog berikutnya. #batusekam
Langganan: Postingan ( Atom )

About Me

Foto saya
Weny Mukaddas
usual nerd girl with glasses
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ►  2018 (6)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
  • ►  2016 (7)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (5)
  • ▼  2015 (16)
    • ►  September (3)
    • ▼  Agustus (1)
      • Pendongeng untuk Aufa dan Althaf
    • ►  Juli (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (3)
  • ►  2014 (18)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2013 (12)
    • ►  November (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (8)
  • ►  2009 (20)
    • ►  April (20)

LATEST POSTS

  • thank you
    Sunday, April 5, 2009 at 4:15pm | senyum yang hampir pudar terisak di mimpi-mimpi buruk melangkah bagai mayat berjalan menempuh surau...
  • Sajak Kecil Tentang Cinta
    Terinspirasi dari eyang SDD. such a road i am walking and keep my pace but back to the same intersection every single turn please, t...
  • Delusi Stockroom
                    Menjamurnya ruang-ruang kreatif yang disokong oleh anak-anak muda lokal memberi nafas baru bagi Makassar. Kota ini mulai ...
  • diam
    Thursday, March 12, 2009 at 4:34pm | diam ??? diam slalu saja memupukkan kebingunganku diam tak pernah menyelesaikan kemelut ini...
  • Synchronize Fest
    Melihat iklan Synchronize Fest yang berseliweran di lini masa media sosial, akhirnya saya memutuskan ingin menghadirinya. Apalagi setelah m...
  • The Curious Case Of Benjamin Button
    Judul Buku             : Kisah Aneh Benjamin Button Judul Asli               : The Curious Case Of Benjamin Button Pe...
  • Kutukan
    Seperti kutukan. Aku membiru, bimbang dalam diam Sementara hatiku semacam meriam. Kau mempekerjakan anggota tubuhmu secara bebas dan baha...
  • I DO NOT KNOW YOU
    We were in the coffee shop on last friday afternoon You were reading Emily Dickinson Still I remember the title “ Unto Me? I do not ...
  • Pendongeng untuk Aufa dan Althaf
    Kak Nana, anak ekonomi. For sure! Setelah beberapa kali bertemu dia di beberapa event, belakangan saya tahu kalau dia anak ekonomi. Kebet...
  • menunggu
    Thursday, February 19, 2009 at 7:04pm Mngapa klian hanya diam? Ak tak mngrti. Sungguh-sungguh tak mngerti., Aku lelah menunggu kali...

Social Media

Facebook  Instagram Linkedin Path Yahoo

Twitter

Tweets by @weenny_
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Copyright 2014 w.
Designed by OddThemes